Senin, 27 Februari 2012

mimpi, cita - cita dan doa

Sampai kapan saya akan bertahan di tempat ini,
hmmm mungkin tulisan kali ini bercerita sedikit tentang ke-galau-an hati saya, mudah-mudahan bukan 'galau'nya anak ABG sekarang, tetapi lebih kepada kebingungan, kebimbangan tentang cita - cita, mimpi dan entah enaknya disebut apa (hahay mudah2n jelas).
Ok, begini setelah kurang lebih 1 tahun setengah saya dan suami terdampar -baca:dapet rumah- di Bekasi, sayapun mendapatkan pekerjaan di tempat ini, sebuah sekolah yang tidak pernah saya sangka cukup prestisius di daerah ini, bahkan sang pemiliki sekolah pun adalah orang pertama di Kabupaten Bekasi. Alhamdulillah secara salary dan fasilitas yang diberikan oleh sekolah ini cukup menarik, sebetulnya ini tidak pernah saya hayalkan ketika hendak hijrah dahulu dan saat ini membuat saya berfikir logis jika saya tetap bertahan di sekolah ini tentulah secara ekonomi tidak akan bermasalah.

Di lain pihak (nah ini yang seru), orang tua saya di Depok baru saja membentuk sebuah Yayasan pendidikan. Sebutlah TPA Taman Pendidikan Alquran dan sangat bercita - cita membuat TK, saat ini sudah ada 34 siswa di sana, kehadiran saya sebetulnya sangat diperlukan di sana karena memang jumlah guru yang terbatas dan butuh pengelolaan yang profesional. Secara akademik, pengalaman dan personal memang sayalah orangnya (yg ini agak berlebihan PD). Meskipun tidak pernah langsung meminta tetapi saya merasakan orang tua saya sangat ingin saya kembali dan mengelola tempat tersebut.

Pihak yang lain, saya dan suami dengan segala keperluan rumah tangga mudanya masih memiliki beberapa cita - cita yang terus kami kejar, dan di sinilah secara ekonomi kami menemukan perbaikkannya untuk mewujudkan semua.

Hmm, saya yakin Allah lah yang mengirim saya ke tempat ini, entah besok dimana yang terpenting saat ini saya berusaha belajar banyak. Belajar menjadi keluarga kecil sakinah, bisa membahagiakan orang tua dan  belajar berdakwah untukNya.

Rabbi bantu kami,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar